Analisis kesulitan belajar berdasarkan gaya berpikir siswa pada materi program linear

Authors

  • Maslinda Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia Author
  • Nur Izzati Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia Author
  • Linda Rosmery Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.61291/

Keywords:

thinking style, learning difficulties, linear programming, problem solving, kesulitan belajar, gaya belajar, pemecahan masalah

Abstract

This study aims to analyze students’ learning difficulties in solving linear programming problems based on their thinking styles. Learning difficulties often arise from differences in the way students think and process information. This research employed a descriptive qualitative approach involving eight eleventh-grade students at SMK Negeri 2 Tanjungpinang, selected purposively according to four thinking-style categories: sequential concrete, sequential abstract, random concrete, and random abstract. Data were collected through written tests and semi-structured interviews, then analyzed using Miles and Huberman’s model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that students with sequential concrete and sequential abstract thinking styles tend to perform better in solving problems systematically, although they still struggle with algorithmic procedures and inequality notation. Meanwhile, students with random concrete and random abstract thinking styles experienced greater difficulties in understanding problem information, translating it into mathematical models, and identifying extreme points on graphs. These findings suggest that thinking style differences significantly affect students’ mathematical learning difficulties, highlighting the need for teachers to apply adaptive learning strategies that align with students’ cognitive characteristics to improve their understanding of linear programming concepts.

References

Amallia, N., & Unaenah, E. (2018). Analisis kesulitan belajar matematika pada siswa kelas III sekolah dasar. Attadib Journal of Elementary Education, 3(2), 123–133.

Arikunto, S. (2000). Manajemen penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Cahirati, P. E. P., Makur, A. P., & Fedi, S. (2020). Analisis kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran matematika yang menggunakan pendekatan PMRI. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 227–238.

DePorter, B., & Hernacki, M. (2017). Quantum learning: Membiasakan belajar nyaman dan menyenangkan. Bandung: Kaifa.

Gelar, A., & Firdausi, R. (2016). Hubungan gaya berpikir dengan hasil belajar matematika siswa SMA. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 3(1), 55–63.

Gregorc, A. F. (1982). An adult’s guide to style. Gregorc Associates, Inc.

Hasibuan, E. K. (2018). Analisis kesulitan belajar matematika siswa pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar di SMP Negeri 12 Bandung. Jurnal Pendidikan dan Matematika, 7(1), 18–30.

Hasrul. (2009). Pemahaman tentang gaya belajar. Jurnal Medtek, 1(2), 1–9.

Lestari, K. E., & Yudhanegara, M. R. (2017). Penelitian pendidikan matematika. Bandung: Refika Aditama.

Mustika, N., Sari, A., & Mulyani, D. (2020). Analisis kesulitan belajar berdasarkan gaya berpikir siswa melalui pendekatan matematika realistik berbantukan kertas berwarna. LINEAR: Journal of Mathematics Education, 2(1), 33–45.

Myers, B. E., & Dyer, J. E. (2006). The influence of student learning style on critical thinking skill. Journal of Agricultural Education, 47(1), 43–52. https://doi.org/10.5032/jae.2006.01043

Nurhafika, N., Izzati, N., & Rahmatina, D. (2023). Analisis literasi matematika dengan gaya berpikir sekuensial konkret dan acak konkret dalam menyelesaikan soal tipe AKM. Jurnal Riset Pembelajaran Matematika, 5(2), 77–86.

Nuryana, D., & Rosyana, T. (2019). Analisis kesalahan siswa SMK dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematik pada materi program linear. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 11–20.

Patimah, D., & Murni, M. (2017). Analisis kualitatif gaya berpikir siswa SMA dalam memecahkan masalah fisika pada materi gerak parabola. Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika, 4(2), 106–118.

Safei, M. (2019). Pengaruh gaya berpikir terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Delta-Pi: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, 8(2), 94–102.

Sitorus, J., Situmorang, D. D., Purba, N. R., & Sidabutar, R. (2025). Influence of learning styles and personality types on students’ mathematical problem-solving ability. Frontiers in Education, 10, 1540865. https://doi.org/10.3389/feduc.2025.1540865

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutriningsih, N. (2015). Analisis gaya berpikir terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMP. Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika, 2(2), 112–122.

Trizulfianto, T., Anggreini, D., & Waluyo, A. (2017). Analisis kesulitan siswa dalam memecahkan masalah matematika materi program linear berdasarkan gaya belajar siswa. UNION: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 5(2), 98–108.

Utami, N. D., Pramudya, I., & Slamet, I. (2023). Gaya berpikir siswa dalam menyelesaikan soal pemodelan matematika. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 14(1), 38–50.

Walidin, W., Saifullah, & Tabrani. (2015). Metodologi penelitian kualitatif & grounded theory. Aceh: FTK Ar-Rainy Press.

Waskitoningtyas, R. S. (2016). Analisis kesulitan belajar matematika siswa kelas V sekolah dasar kota Balikpapan pada materi satuan waktu. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 5(1), 35–44.

Downloads

Published

30-09-2025

How to Cite

Maslinda, Izzati, N., & Rosmery, L. (2025). Analisis kesulitan belajar berdasarkan gaya berpikir siswa pada materi program linear. Jurnal Pendidik Indonesia, 6(3), 236-243. https://doi.org/10.61291/